Minggu, 12 Oktober 2014

Macam-macam Organisasi dari Segi Tujuan


Organisasi Niaga

Organisasi Niaga adalah organisasi yang tujuannya untuk mencapai keuntungan, dikehidupan globalisasi saat ini sering ditemui, faktor ekonomi yang makin berkembang membuat organisasi niaga makin pesat.

Macam-macam Organisasi Niaga :

Perseroan Terbatas dulunya disebut Naamloze Vennootschhap (NV), yaitu suatu badan hukum untuk menjalankan usaha yang memiliki modal terdiri dari saham-saaham, yang pemiliknya memiliki bagian sebanyak saham yang dimilikinya. Karena modalnya terdiri dari saham-saham yang dapat diperjualbelikan, perubahan kepemilikan perusahaan dapat dilakukan tanpa perlu membubarkan perusahaan.
PT (Perseroan Terbatas)
Apabila utang perusahaan melebihi kekayaan perusahaan, maka kelebihan untang tersebut tidak menjadi tanggung jawab para pemegang saham. Apabila perusahaan mendapatkan keuntungan maka keuntungan tersebut dibagi seseuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.

Perseroan Terbatas ada tiga macam yaitu PT Terbuka, PT Tertutup dan PT Kosong. Perbedaannya yaitu PT Terbuka menjual saham kepada masyarakat umum melalui pasar modal (go public) dan setiap orang berhak membeli saham perusahaan tersebut. Seperti yang dijualdi bursa efek. PT Tertutup modalnya berasal dari kalangan tertentu saja, misal dari kalangan kerabat atau keluarga dan tidak dijual ke umum. Sedangkan PT Kosong adalah perseroan terbatas yang memiliki kegiatan apa-apa tetapi telah memiliki izin usaha dan izin lainnya.

Jenis-jenis Perseroan Terbatas (PT)

  • Saham/Sero Atas Nama
  • Saham/Sero Pembawa
  • Saham/Sero Biasa
  • Saham/Sero Preferen
  • Saham/Sero Kumulatif Preferen
Contoh Perseroan Terbatas adalah PT ADPLUS, PT HONDA, PT Idblognetwork, PT Innity dan PT Digital Media Solusindo, dsb.

CV (Persekutuan Komanditer)
Persekutuan Komanditer atau biasa disebut CV (Commanditaire Vennotscap) adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.

Bentuk CV dibagi menjadi 3 yaitu CV Murni, CV Campuran dan CV Bersaham.

  • CV Murni hanya terdapat satu sekutu komplementer, yang lain merupakan sekutu komanditer.
  • CV Campuran terbentuk dari suatu firma yang membutuhkan tambahan modal. Dimana sekutu firma tersebut menjadi sekutu komplementer sedangkat sekutu lain menjadi sekutu komanditer.
  • CV Bersaham adalah  CV yang mengeluarkna saham tang tidak dapat diperjualbelikan. Sekutu komplementer maupun komanditer mengambil satu saham atau lebih.
CV pada konsepnya merupakan pemitraan yang terdiri dari satu atau lebih mitra biasa dan satu atau lebih mitra diam (komanditer), yang secara pribadi bertanggung jawab untuk semua utang pemitraan dan bertanggung jawab hanya sebesar kontribusinya. Kehadiran mitra diam adalah ciri utama dari CV atau pemitraan terbatas. Dalam CV hanya sekutu komplementer yang boleh mengadakan hubungan terhadap pihak ketiga, sehingga yang bertanggung jawab kepada pihak ketiga hanya sekutu Komplementer.

Joint Ventura
Joint Ventura atau Perusahaan Patungan adalah sebuah kesatuan yang dibentuk antara dua pihak atau lebih untuk menjalankan kegiatan ekonomi bersama. Pihak-pihak itu setuju untuk berkelompok dengan menyumbang keadilan kepemilikan dan kemudian saham dalam penerimaan, biaya dan kontrol perusahaan. Perusahaan ini umumnya untuk suatu proyek khusus saja dan bisa berupa badan hukum, kemitraan atau struktur resmi lainnya begantung pada jumlah pertimbangan seperti pertanggung jawaban pajak dan kerugian.

Fa (Firma)
Firma (bahasa Belanda Vennotschap onder firma; secara harfiah: perserikatan dagang antara beberapa perusahaan) atau sering juga disebut Fa, yaitu sebuah bentuk persekutuan untuk menjalankan usaha antara dua orang atau lebih dengan memakai nama bersama. Pemilik firma terdiri dari beberapa orang yang bersekutu dan masing-masing anggota persekutuan menyerahkan kekayaan pribadi sesuai yang tercantum dalam akta pendirian perusahaan.

Kelebihan Persekutuan Firma :
  • Relatif mudah dalam pendirian dan pembubaran.
  • kebebasan serta keluwesan dalam kegiatannya.
  • Suatu kesatuan usaha yang melaporkan pajak, bukan yang membayar pajak.
Kekurangan Perseroan Terbatas dibanding Firma :
  • Membutuhkan modal yang cukup besar.
  • Kesatuan usaha yang membayar paja, laba perseroan terkena tarif perseroan.

Koperasi
Koperasi adalah organisasi bisnis yang dimiliki dan dioperasikan oleh orang-orang demi kepentingan bersama. Tujuan Koperasi adalah mensejahterakan anggotanya (menurut UUD 1945 pasal 33 ayat 1)

Jenis-jenis Koperasi :
  • Koperasi Simpan  Pinjam, koperasi yang bergerak di bidang simpanan dan pinjaman.
  • Koperasi Konsumen, koperasi yang beranggotakan para konsumen dengan menjalankan kegiatan jual beli barang konsumen.
  • Koperasi Produsen, koperasi yang beranggotakan para pengusaha UKM dengan menjalankan kegiatan pengadaan bahan baku dan penolong untuk anggotanya.
  • Koperasi Pemasaran, koperasi yang menjalankan kegiatan penjualan produk atau jasa koperasi anggotanya.
  • Koperasi  Jasa, kopeasi yang bergerak di bidang usaha jasa lainnya.

Trust
Trust adalah peleburan beberapa badan usaha menjadi sebuah perusahaan yang baru, sehingga diperoleh kekuasaan yang besar dan monopoli.
Contoh : Bank Mandiri merupakan gabungan dari Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bnk Pembangunan Indonesia, Bank Ekspor Impor Indonesia.

Kartel
Kartel adalah s=kelompok produsen independen yang bertujuan menetapkan harga, untuk membatasi suplai dan kompetisi. Berdasarkan hukum anti monopoli, kartel dilarang hampir di semua negara. Walaupun demikian, kartel tetap ada baik dalam lingkup nasional maupun internasional, formal maupun informal.

Berdasarkan definisi di atas, satu entitas bisnis tunggal yang memegang monopoli tidak dapat dianggap sebagai suatu kartel, walaupun dapat dianggap bersalah jika menyalahgunakan monopoli yang dimilikinya. Kartel biasanya timbul dalam kondisi oligopoli, dimana terdapat sejumlah kecil penjual dengan jenis produk yang homogen.

Kartel dilakukan oleh pelaku usaha dalam rangka memperoleh market power. Market power ini memungkinkan mereka mengatur harga produk dengan cara membatasi ketersediaan barang di pasar. Pengaturan persediaan dilakukan dengan bersama-sama membatasi produksi dan atau membagi wilayah penjualan.

Holding Company
Hoolding Company adalah suatu PT yang besar yang menguasai sebagian besar sero atau saham perusahaan lainnya. Meskipun secara yuridis badan usaha yang dikuasai tetap berdiri sendiri namun diatur dan dijalankan sesuai dengan kebijakan PT yang menguasai.



Organisasi Sosial

Organisasi sosial adalah perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri. Orientasi organisasi ini tidak untuk mencari keuntungan.

Terdapat 2 jenis organisasi :

1. Organisasi Formal

Organisasi formal sifatnya lebih teratur, mempunyai struktur organisasi yang resmi, serta perencanaan dan program yang akan dilaksanakan secara jelas.
Contoh : OSIS, PSSI, LSM, dll.

2. Organisasi Informal

Kkarena sifatnya tidak resmi, pada organisasi ini kadangkala struktur organisasi tidak begitu jelas/bahkan tidak ada. Begitu juga dengan perencanaan dan program-program yang akan dilaksanakan tidak dirumuskan secara jelas dan tegas, kadang terjadi secara spontanitas.
Contoh : Kelompok pecinta puisi disekolah, fans club atau grup musik, dan lain sebagainya.

Organisasi Regional dan Internasional

Organisasi Regional meliputi wilayah yang bersifat regional dan keanggotaannya meliputi kawasan tertentu saja. Berikut ini merupakan contoh dari organisasi regional :

  • APEC (Asia Pasific Economic Cooperation), organisasi kerja sama negara-negara kawasan Asia Pasifik di bidang ekonomi.
  • EEC (Europe Economic Community), masyarakat ekonomi Eropa di kawasan Eropa.
  • ASEAN (Association of Southeast Asian Nations), perhimpunan bangsa-bangsa Asia Ttenggara.  Dibentuk 8 Agustus 1967, memiliki 10 negara anggota, Timor Leste dan Papua New Guinea hanya sebagai pemantau dan masih mempertimbangkan akan menjadi anggota.
Organisasi Internasional adalah suatu bentuk organisasi dari gabungan beberapa negara atau bentuk unit fungsi yang memiliki tujuan bersama mencapai persetujuan yang juga merupakan isi dari perjanjian atau charter. Contoh : PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa)


Referensi :
Akuntansi Sektor Publik
Sukanto R & T. Hani Handoko. Organisasi Perusahaan, Yogyakarta. 2000
http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi_sosial
http://bangbiw.com/macam-macam-organisasi-dari-segi-tujuan/
http://alfientanaka.wordpress.com/2012/10/18/macam-macam-organisasi-dari-segi-tujuan/

Minggu, 05 Oktober 2014

Buah Pepaya

Selamat Malam..
Kali ini saya mau bercerita pengalaman mengenai buah pepaya hehehe
Berawal dari sulitnya buang air besar yang akhir-akhir ni saya alami. Sebelumnya kamar mandi dirumah menggunakan closet jongkok, semenjak nenek sering menginap dirumah dan susah untuk jongkok digantilah closet menjadi duduk. Kadang buang air besar lancar dan kadang sulit. Mungkin karena saya kurang banyak mengkonsumsi serat dan air putih, tetapi setelah saya makan semua serat buang air besar pun tetap sulit. Saya berpikir apakah ini penyebab lain dari closet duduk yang saya baru adaptasi? ahaha ya begitulah...

Lalu saya penasaran apakah pepaya akan ampuh bila dikonsumsi? Saya mencoba mengkonsumsi buah pepaya setiap pagi setelah bangun tidur dan tidak lupa minum air putih dua gelas untuk membantu mules haha.. Dan subhanallah, ternyata ampuh saya menjadi teratur untuk buang air besar yang tadinya 2 kali dalam seminggu sekarang hamping 1-2 hari bisa buang air besar, alhamdulillah O:)

Nah sedikit bercerita sepertinya oke jika saya berbagi informasi mengenai buah pepaya yang ternyara bukan hanya untuk membantu buang air besar tetapi banyak khasiat lainnya untuk kesehatan tubuh kita, berikut informasinya :

Pepaya mempunyai nama latin Carica papaya dan termasuk dalam famili Caricaceae. Pohon pepaya ini berasal dari daerah Meksiko dan biasa di tanam di pekarangan rumah atau kebun. Buah pepaya yang sudah matang berwarna orange atau merah muda. Rasanya manis dan mengandung banyak air.

Meski buah pepaya termasuk buah yang murah dan mudah didapat, namun jangan pernah memandang remeh soal khasiatnya. Sejak dulu, buah pepaya dipercaya memberikan banyak manfaat bagi manusia. Baik untuk kesehatan maupun kecantikan.

Kandungan Nutrisi Buah Pepaya


Namun, sebelumnya anda harus tahu lebih dulu apa saja nutrisi yang terkandung dalam buah pepaya ini:
Vitamin A (1.750 IU)
Vitamin B ( 0.03 mg)
Riboflavin (0.04 mg)
Niacin (0.3 mg)
Vitamin C (56 mg)
Kalsium (20 mg)
Zat Besi (0.3 mg)
Fosfor (16 mg)
Kalium (470 mg)
Lemak (0.1 gr)
Karbohidrat (10 gr)
Protein (0.6 gr)
Kalori (39)


Manfaat dan Khasiat Buah Pepaya


Berkat kandungan nutrisi di dalamnya, buah pepaya menjadi buah yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Berikut ini beberapa khsiat kesehatan dari buh pepaya untuk tubuh manusia.

Mengatasi Gangguan Pencernaan
Buah pepaya mengandung enzim papain dan serat yang dapat membantu mengatasi masalah lambung dan gangguan pencernaan seperti susah buang air besar dan efektif untuk mencegah wasir. Penelitian juga membuktikan bahwa kandungan papain dalam buah pepaya dapat membunuh parasit yang mengganggu aktivitas pencernaan dalam usus.

Mencegah Flu
Kandungan vitamin C pada buah pepaya dapat memperbaiki sistem imunitas tubuh dan mencegah serangan penyakit seperti batuk, pilek, hingga kanker

Menjaga Kesehatan Ginjal
Selain buahnya, biji pepaya juga mengandung nutrisi penting untuk kesehatan. Biji pepaya mengandung flavonoid dan phenotic, sebuah zat aktif yang berperan penting dalam menjaga kesehatan ginjal.

Mencegah Serangan jantung dan Stroke
Kandungan antioksidan yang tinggi pada buah pepaya dapat mencegah oksidasi kolesterol dan dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.

Mempertajam Penglihatan
Jika Anda memiliki masalah kesehatan mata, sebaiknya rajin-rajinlah mengonsumsi buah pepaya. Buah ini mengandung betakaroten yang dapat dikonversi menjadi vitamin A untuk menjaga kesehatan mata Anda.

Mencegah penuaan dini
Kandungan antioksidan di dalam pepaya bermanfaat menangkal radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai masalah di kulit, misalnya seperti flek, keriput, dan sebagainya.

Kesehatan Kulit
Kandungan vitamin A, C dan E sendiri baik untuk kesehatan kulit. Selain membantu melembabkan, vitamin tersebut juga dapat membantu mengembalikan kulit kusam menjadi cerah dan lebih segar.

Vitalitas Pria
Kandungan enzim arginine di dalam pepaya, efektif mendongkrak aliran darah di area mr P. Arginine mendorong asam nitrat tubuh untuk merilekskan otot-otot di sekitar pembuluh darah, sehingga mr P membesar dan aliran darah di area tersebut lebih lancar.

Antiradang
Kandungan papain dan chymopapain yang bisa meredakan peradangan dan mempercepat penyembuhan luka bakar. Manfaat inilah yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk membantu menyembuhkan berbagai luka di kulit, psoriasis dan berbagai penyakit kulit lainnya.

Kesehatan Pencernaan
Tidak hanya memperlancar buang air besar, pepaya dapat membantu membersihkan usus Anda dari racun-racun yang tak sengaja diserap tubuh. Adalah kandungan serat dan antioksidannya, yang dapat mengangkat dan membersihkan bagian usus dan membawanya melalui saluran pembuangan.

Referensi :
http://manfaatbuahdaun.blogspot.com/2014/01/kandungan-dan-manfaat-buah-pepaya-untuk.html

Ciri-ciri, Unsur dan Teori Organisasi

1.     CIRI-CIRI ORGANISASI

Ada tiga cirri organisasi yang perlu diperhatikan, yaitu :
- Adanya sekelompok orang.
- Antar hubungan.
- Kerja sama yang didasarkan atas hak, kewajiban dan tanggung jawab masing-masing orang untuk mencapai tujuan.

Adanya Sekelompok Orang
Organisasi besar atau kecil tentu tidak boleh mengabaikan adanya orang-orang di dalam organisasi. Baik secara individu maupun kelompok, orang-orang tersebut tentu mempunyai berbagai kepentingan.

Kepentingan orang-orang tersebut dalam organisasi dapat dibedakan menjadi 3 jenis, yaitu : Kepentingan Individu, Kepentingan Kelompok dan Kepentingan Organisasi

Antar Hubungan
Antar Hubungan sebagai cirri kedua dari organisasi. Hanya orang-orang dalam organisasi akan menciptakan suatu hubungan. Hubungan tersebut dapat bersifat pribadi, dapat pulabersifat hubungan kerja. Hubungan-hubungan ini akan merupakan kunci keberhasilan organisasi. Dengan demikian akan disadari bahwa tidak etislah apabila seseorang hanya berkeja untuk kepentingannya sendiri. Demikian pula kelompok. Maka akan terciptalah suatu suasana keja sama atau koordinasi yang baik dalam melaksanakan kegiatan dalam menuju tercapainya tujuan organisasi. Bekerja yang terkotak-kotak bukanlah merupakan kamus dalam melaksanakan kegiatan, tetapi koordinasi merupakan kunci keberhasilan organisasi.

Kerja sama yang didasarkan atas hak, kewajiban dan tanggung jawab masing-masing orang untuk mencapai tujuan
Adanya struktur organisasi akan mencerminkan hak, kewajiban, dan tanggung jawab masing-masing orang untuk mencapai tujuan organisasi. Kerja sama yang harmonis merupakan suatu kiat untuk mencapai keberhasilan organisasi. Tetapi koordinasi yang baik tersebut harus tetap didasari oleh hak, kewajiban dan tanggung jawabmasing-masing individu, untuk mencegah adanya kerja yang tumpang tindih, ataupun seseorang merampas tugas dan pekerjaan orang lain. Hak, kewajiban dan tanggung jawab masing-masing individu mutlak perlu disadari agar tidak terjadi mismanagement.

2.     UNSUR-UNSUR ORGANISASI

Setiap bentuk organisasi akan mempunyai unsure-unsur tertentu, yang antara lain sebagai berikut :
Man (orang-orang), dalam kehidupan organisasi atau jetatakembagaan sering disebut dengan istilah pegawai atau personel. Pegawai atau personel terdiri dari semua anggota atau warga organisasi, yang menurut fungsi dan tingkatannya terdiri dari unsur pimpinan sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi, para manajer yang memimpin suatu unit satuan kerja sesuai dengan fungsinya masing0-masing dan para pekerja. Semua itu secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi organisasi.

Kerjasama merupakan suatu perbuatan bantu-membantu akan suatu perbuatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Oleh karena itu, semua anggota  atau semua warga yang menurut tingkatan-tingkatannya dibedakan menjadi administrator, manajer dan pekerja, secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi organisasi.

Tujuan merupakan arah atau sasaran yang dicapai. Tujuan menggambarkan tentang apa yang akan dicapai atau yang diharapkan. Tujuan merupakan titik akhir tentang apa yang harus dikerjakan. Tujuan juga menggambarkan tentang apa yang harus dicapai melalui prosedur, program dan pola.

Peralatan adalah unsure keempat yang terdiri dari semua sarana, berupa materi, mesin-mesin, uang dan barang modal lainnya (tanah, gedung/bangunan/kantor).

Faktor lingkungan misalnya keadaan sosial, budaya, ekonomi dan teknologi. Kebijaksanaan, strategi, anggaran dan peraturan-peraturan yang telah ditetapkan dan juga beberapa tujuan tertentu.

3.     TEORI ORGANISASI

Teori Organisasi Klasik (Teori Tradisional)
Teori klasik (classical theory) berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai tahun 1800 (abad 19). Secara umum digambarkan oelh para teoritisi klasik sebagai sangat desentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreativitas.

-       Teori Birokrasi
Teori ini dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism. Kata birokrasi mula-mula berasal dari kata legal-rasional. Organisasi itu legal, karena wewenangnya berasal dari seperangkat aturan prosedur dan peranan yang dirumuskan secara jelas, dan organisasi disebut rasional dalam hal penetapan tujuan dan perancangan organisasi untuk mencapai tujuan tersebut.

-        Teori Administrasi
Teori ini sebagian besar dikembangkan atas dasar sumbangan Henri Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney dan Reily dari Amerika.

Henry Fayol industrialis dari Perancis, pada tahun 1841-1925 mengemukakan dan membahas 14 kaidah manajemen yang menjadi dasar perkembangan teori administrasi adalah :
a.       Pembagian kerja (division of work)
b.      Wewenang dan tanggung jawab (authorityand responsibility)
c.       Disiplin (discipline)
d.      Kesatuan perintah (unity of command)
e.      Kesatuan pengarahan (unity of direction)
f.        Mendahulukan kepentingan umum daraipada pribadi
g.       Balas jasa (remuneration of personnel)
h.      Sentralisasi (centralization)
i.         Rantai scalar (scalar chain)
j.        Aturan (oreder)
k.       Keadilan (equity)
l.         Kelanggengan personalia (stability of tenure of personnel)
m.    Inisiatif (initiative)
n.       Semangat korps (spirit de corps)

Referensi :
Hardjito, Drs. D. (1995), Teori Organisasi dan Teknik Pengorganisasian, Jakarta, PT RajaGrafindo Persada
Buku Teori Organisasi Umum 1
http://tips-teknologi.blogspot.com/2011/10/ciri-ciriunsur-dan-teori-organisasi.html

Arti Pentingnya Organisasi dan Metode

1.      Pengertian Organisasi
Organisasi adalah suatu pengaturan orang-orang secara sengaja untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Perguruan tinggi atau univeritas adalah sebuah organisasi. Organisasi memiliki tiga ciri umum.

Organisasi mempunyai tujuan tertentu. Tujuan ini biasanya diungkapkan dalam rangka sebuah sasaran atau serangkaian sasaran yang ingin dicapai oleh organisasi tersebut. Organisasi terdiri atas manusia-manusia. Satu orang yang bekerja sendirian bukanlah sebuah organisasi. Dan untuk menjalankan pekerjaan yang perlu agar organisasi tersebut mencapai sasarannya dibutuhkan orang-orang. Semua organisasi mengembangkan suatu struktur secara sengaja agar anggota-anggotanya dapat melaksanakan pekerjaan mereka.

2.      Hubungan Manajemen dan Organisasi
Istilah manajemen mengacu pada proses mengkoordinasikan dan mengintegrasikan kegiatan-kegiatan kerja agar diselesaikan secara efisien dan efektif. Dengan melalui orang lain.

Secara spesifik ada tiga alasan utama dibutuhkannya manajemen dalam organisasi, yaitu:
--   Mencapai tujuan, manajemen mempermudah pencapaian tujuan organisasi dan pribadi.
-- Menjaga keseimbangan diantara tujuan-tujuan yang saling bertentangan, manajemen menyeimbangkan tujuan-tujuan dan kegiatan-kegiatan yang saling bertentangan di antara pihak-pihak yang berkepentingan dalam organisasi (stakeholders) seperti pemilik, karyawan, konsumen, pemasok dan lain-lain.
-- Mencapai efisiensi dan efektifitas, efisiensi dan efektifitas merupakan ukuran prestasi organisasi.

Empat fungsi manajemen untuk mencapai tujuan atau yang dikenal sebagai proses manajemen adalah sebagai berikut :

Perencanaan (planning)
      Proses untuk menentukan tujuan yang akan dicapai serta langkah-langkah yang harus diambil untuk mencapainya 
Pengorganisasian (organizing)
Proses pemberian tugas, pengalokasian sumber daya serta pengaturan kegiatan secara terkoordinir kepada setiap individu dan kelompok untuk menerapkan rencana yang telah dibuat.
Memimpin (leading)
Proses menumbuhkan semangat pada karyawan agar bekerja dengan baik dan membimbing mereka untuk melaksanakan kegiatan yang sesuai rencana.
Pengendalian (controlling).
Proses mengukur kinerja, membandingkan antara hasil sesungguhnya dengan rencana yang telah dibuat serta mengambil tindakan koreksi yan diperlukan.

3.      Hubungan Manajemen dan Tata Kerja
Tata Kerja atau metide adalah satu cara bagaimana agar sumber-sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula.

Jadi hubungan antara manajemen dan tata kerja dapat dilukiskan seperti di bawah ini :
-- Manajemen
Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.


-- Tata Kerja
Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.

4.      Hubungan Manajemen, Organisasi dan Tata  Kerja
Eratnya hubungan atau hubungan timbale balik antara ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut Manajemen : Proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia.
Organisasi : Alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerja sama.Tata Kerja : Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerjasama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.

Dari konsep ini, jelaslah bahwa baik manajemen, organisasi maupun tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan.

Referensi :
Kertonegoro, S. (1994), Manajemen Organisasi, Edisi 1, Jakarta, PT Widya Press  Jakarta
Robbins, S.P. dan Coulter, M. (1999), Manajemen, Edisi Bahasa Indonesia Jilid 1, Jakarta, PT Prenhallindo
https://sites.google.com/site/manajemendanorganisasi/
http://rianprasetyamulya.blogspot.com/2009/12/hubungan-antara-manajemen-organisasi.html